Kejahilan hotpot oleh anak di bawah umur yang dihukum ganti rugi 2,2 juta yuan memicu refleksi tentang pendidikan keluarga dan tanggung jawab hukum.
Lao Huang, kamu lihat berita itu nggak? Dua anak laki-laki umur 17 tahun buang air kecil di hotpot, akhirnya mereka dan orang tua harus bayar 2,2 juta yuan.
Aku lihat, benar-benar keterlaluan. Umur 17 itu sudah bukan anak-anak lagi, tahu itu salah tapi tetap dilakukan—itu benar-benar perbuatan sengaja.
Yang lebih parah, mereka merekam video dan mengunggahnya, sama sekali tidak peduli etika publik atau perasaan orang lain.
Putusan ganti rugi 2,2 juta yuan menurutku wajar. Ini melindungi bisnis dan jadi peringatan untuk masyarakat.
Tapi ada juga yang bertanya, anak sudah sebesar itu kenapa orang tua masih harus menanggung?
Dalam Kitab Undang-Undang Sipil jelas disebutkan, kalau anak di bawah umur menyebabkan kerugian, orang tua bertanggung jawab sebagai wali. Anak semakin besar, semakin menunjukkan kurangnya pengasuhan.
Benar juga. Banyak orang tua selalu bilang 'dia masih anak-anak', tapi akhirnya anak berulah di luar, dan rugi sendiri.
Jadi, 2,2 juta yuan ini sebenarnya pelajaran hukum yang mahal. Orang tua dan anak harus sadar, salah itu ada akibatnya—masyarakat nggak akan selalu memaafkan.
Semoga pelajaran ini bisa menyadarkan lebih banyak orang tua agar benar-benar membimbing anak, bukan cuma memanjakan.
Tepat sekali. Kasih sayang yang sejati adalah membuat anak belajar hormat aturan dan jadi orang yang bertanggung jawab.
Mengapa memilih aplikasi ini
Tanya AI, putar ulang audio, simpan kosakata, dan pantau progresmu
Tersedia 1.000+ dialog dan 500+ artikel Easy Mandarin News.
Gunakan fitur ulang, atur kecepatan audio, dan simpan kata ke flashcard.
Dapatkan penjelasan instan tentang tata bahasa dan struktur kalimat.