Influencer “橙子姐姐” ditangkap di Kamboja atas dugaan penipuan daring dan perdagangan manusia.
Baru saja saya melihat berita, ternyata “橙子姐姐” yang sempat hilang itu ditangkap oleh polisi Kamboja, diduga terlibat penipuan online dan perdagangan manusia.
Saya juga membacanya. Awalnya semua orang mengira dia hanya putus kontak dengan keluarganya, tak disangka malah terkait kasus yang begitu serius.
Dia masih punya lebih dari seratus ribu pengikut di dalam negeri. Banyak orang mengikuti kabar ‘pencarian’, dan begitu kebenaran terungkap, rasanya berbalik terlalu cepat.
Iya, ini mengingatkan kita bahwa sisi glamor para influencer belum tentu mencerminkan kehidupan nyata. Pergi ke Sihanoukville menemui pacar lalu terlibat kelompok ilegal, kedengarannya sangat berbahaya.
Menurut saya yang paling penting adalah kegiatan lintas negara harus ekstra hati-hati. Dalam beberapa tahun terakhir, tempat seperti Sihanoukville memiliki risiko penipuan yang tinggi, banyak orang tertipu oleh ‘jebakan manis’.
Dari sudut pandang penegakan hukum, tindakan polisi kali ini cukup tepat waktu, tapi yang lebih penting adalah masyarakat harus waspada dan tidak mudah percaya pada apa yang disebut ‘peluang luar negeri’.
Benar. Dunia online terlalu mudah dikemas. Yang dilihat penggemar hanyalah persona, sementara di baliknya bisa tersembunyi cerita yang sama sekali berbeda.
Semoga kejadian ini menjadi peringatan bagi lebih banyak anak muda: keselamatan dan aturan selalu lebih penting daripada popularitas dan petualangan berisiko.
Mengapa memilih aplikasi ini
Tanya AI, putar ulang audio, simpan kosakata, dan pantau progresmu
Tersedia 1.000+ dialog dan 500+ artikel Easy Mandarin News.
Gunakan fitur ulang, atur kecepatan audio, dan simpan kata ke flashcard.
Dapatkan penjelasan instan tentang tata bahasa dan struktur kalimat.