Bintang NBA Wembanyama menjalani latihan selama 13 hari di Kuil Shaolin, belajar kung fu, bermeditasi, mendaki Gua Dharma pada malam hari, dan kemampuan basketnya meningkat jelas.
Bu Liu, saya melihat berita yang mengatakan bintang NBA Wembanyama pergi ke Kuil Shaolin untuk belajar kung fu. Apakah itu benar?
Benar! Musim panas tahun lalu, dia tinggal di Kuil Shaolin selama 13 hari, bangun setiap hari pukul 4:30 pagi, dan berlatih bersama para guru.
Wah, pukul 4:30! Sepagi itu? Untuk apa dia datang ke Kuil Shaolin?
Dia ingin meningkatkan koordinasi tubuh dan fokusnya. Tingginya 2,24 meter, jadi berlari dan melompat di jalan pegunungan yang tidak rata sangat menantang baginya.
2,24 meter! Tinggi sekali. Kung fu apa yang dia pelajari?
Dia belajar “Shaolin Thirteen Fists” dan juga meditasi duduk. Guru mengatakan dia belajar sangat cepat: setelah tangan kanan menguasainya, tangan kiri juga bisa langsung melakukannya.
Hebat sekali! Saya dengar Kuil Shaolin adalah tempat penting bagi Buddhisme Chan dan memiliki sejarah panjang, benar begitu?
Benar! Kuil Shaolin memiliki sejarah lebih dari 1.500 tahun, dan “penyatuan Chan dan seni bela diri” adalah inti budaya Shaolin. Wembanyama juga datang ke sini untuk mencari jawaban karena hal itu.
Cerita ini sangat menyentuh saya. Seorang atlet kelas dunia bersedia mencukur rambut, makan vegetarian, dan tinggal di kamar sederhana. Dia benar-benar serius.
Ya. Guru mengatakan saat pergi, dia berjanji akan datang lagi tahun depan. Ini menunjukkan budaya Shaolin memberi pengaruh yang sangat dalam padanya. Kadang-kadang, menenangkan diri dan mengenal diri sendiri lebih penting daripada berlatih mati-matian.
Mengapa memilih aplikasi ini
Tanya AI, putar ulang audio, simpan kosakata, dan pantau progresmu
Tersedia 1.000+ dialog dan 500+ artikel Easy Mandarin News.
Gunakan fitur ulang, atur kecepatan audio, dan simpan kata ke flashcard.
Dapatkan penjelasan instan tentang tata bahasa dan struktur kalimat.