Pernyataan pendiri Fenbi dalam sebuah kuliah umum memicu kontroversi, sehingga citra perusahaan dan harga sahamnya ikut terdampak.
Kamu sudah menonton video kuliah umum pendiri Fenbi, Zhang Xiaolong? Dia berkata kepada para mahasiswa, 'Saya datang ke sini hanya untuk memamerkan kekayaan,' dan bahkan memaki orang-orang yang meninggalkan ruangan. Itu benar-benar keterlaluan.
Sudah. Awalnya itu kuliah umum di universitas tentang perencanaan karier, tetapi malah membahas trading saham dan memamerkan aset. Wajar saja mahasiswa merasa tidak suka.
Katanya pihak penyelenggara kemudian menelepon para hadirin satu per satu untuk meminta maaf. Mahasiswa datang untuk mendengar saran mencari kerja, bukan untuk diceramahi oleh seorang bos.
Masalahnya bukan hanya sikap. Dia mewakili merek Fenbi. Begitu suasana di tempat acara tidak terkendali, investor juga akan khawatir apakah manajemen internal perusahaan bermasalah.
Berita mengatakan setelah kejadian ini, harga saham Fenbi juga ikut turun. Industri pelatihan sekarang memang sudah sangat kompetitif, dan keributan seperti ini membuat pengguna lebih mudah kehilangan kepercayaan.
Benar. Tidak masalah jika Fenbi ingin menjadikan AI sebagai arah pengembangan baru, tetapi apakah AI bisa meningkatkan hasil belajar pada akhirnya tetap bergantung pada produk, bukan pada pendiri yang marah-marah di atas panggung.
Saya juga berpikir begitu. Anak muda sudah berada di bawah tekanan besar. Ujian pegawai negeri dan mencari pekerjaan sama-sama tidak mudah, jadi mendengar kata-kata seperti itu pasti membuat mereka tidak nyaman.
Jadi kuliah umum seperti ini tetap harus menghormati audiens. Sekaya apa pun seseorang, ia tidak boleh menjadikan orang lain sebagai pelampiasan emosinya.
Mengapa memilih aplikasi ini
Tanya AI, putar ulang audio, simpan kosakata, dan pantau progresmu
Tersedia 1.000+ dialog dan 500+ artikel Easy Mandarin News.
Gunakan fitur ulang, atur kecepatan audio, dan simpan kata ke flashcard.
Dapatkan penjelasan instan tentang tata bahasa dan struktur kalimat.