Seorang guru dan murid mendiskusikan krisis perusahaan dan perubahan strategi di balik kunjungan 李在镕, pemimpin Samsung, ke Tiongkok.
Guru, apakah Anda sudah melihat berita tentang 李在镕 yang mengunjungi Tiongkok? Dia tidak hanya ke pabrik Xiaomi, tapi juga mengunjungi markas BYD. Sikapnya terlihat sangat 'merendah'.
Tentu saja saya melihatnya. Itu bukan kunjungan bisnis biasa, tapi lebih seperti 'kunjungan sopan santun' karena merasa terancam. Lihat saja senyum rendah hatinya di pabrik Xiaomi, sangat kontras dengan 雷军 yang dulu harus meminta maaf ke Samsung.
Betul, netizen bahkan mengatakan 'roda kehidupan berputar'. Tapi bukankah pada tahun 2024 ini pendapatan dan laba Samsung meningkat? Mengapa dia tetap bilang perusahaannya berada di titik 'hidup atau mati'?
Nah, itu intinya. Meski terlihat sukses di permukaan, tapi ada gejolak di dalam. Industri semikonduktor sedang ditekan dari berbagai arah, bisnis TV, ponsel pintar, dan kabin digital juga menurun. Dalam persaingan teknologi, sedikit tertinggal saja bisa membuatmu tersingkir dari pasar.
Saya mengerti. Dan saya lihat dia juga memperkuat pelatihan strategi untuk manajemen, seolah ingin menyelamatkan diri melalui reformasi internal. Tapi apakah model manajemen keluarga seperti ini bisa bertahan di tengah persaingan global saat ini?
Itu adalah inti dari perdebatan di masyarakat Korea. Banyak yang menganggap Samsung harus mulai memakai manajer profesional dan lepas dari tradisi 'pewaris keluarga'. Tapi pengaruh keluarga dan kepentingan yang mengakar tidak mudah untuk diubah.
Pada akhirnya, Samsung juga sadar akan satu kenyataan: mereka tidak bisa kehilangan pasar Tiongkok. Teknologi domestik Tiongkok sedang bangkit, Xiaomi dan BYD kini bukan lagi pihak yang harus tunduk, tapi justru menjadi mitra yang harus mereka raih.
Benar. Dari 'permintaan maaf penuh penyesalan' menjadi 'kunjungan dengan senyum', zaman telah berubah. Jika 李在镕 benar-benar ingin 'hidup kembali dari krisis', dia tidak hanya harus merendah, tapi juga menghancurkan pola pikir lama agar bisa menemukan peluang baru.
Sekarang saya mengerti, ini bukan sekadar transformasi perusahaan, tapi juga pertarungan antara budaya dan zaman. Jika Samsung tidak bisa menghancurkan yang lama untuk membangun yang baru, bahkan kerajaan besar pun bisa runtuh.
Mengapa memilih aplikasi ini
Tanya AI, putar ulang audio, simpan kosakata, dan pantau progresmu
Tersedia 1.000+ dialog dan 500+ artikel Easy Mandarin News.
Gunakan fitur ulang, atur kecepatan audio, dan simpan kata ke flashcard.
Dapatkan penjelasan instan tentang tata bahasa dan struktur kalimat.