Toko roti viral dengan harga tinggi satu per satu tutup, sementara konsumen mulai mengejar nilai nyata dan harga yang sepadan.
Bu Liu, kemarin saya melihat berita online yang mengatakan banyak toko roti viral sudah tutup. Benarkah?
Benar. Tahun lalu saja, hampir 90 ribu toko roti di seluruh negeri tutup. Banyak toko viral hanya bertahan sedikit lebih dari dua tahun.
Padahal tokonya terlihat cantik dan banyak orang mengantre untuk foto.
Tampilannya memang menarik, tapi biayanya terlalu tinggi. Sewa, tenaga kerja, dan bahan baku mahal, jadi meskipun rotinya dijual mahal, belum tentu untung.
Oh begitu. Jadi sekarang orang tidak mau lagi membayar mahal untuk ‘roti yang cantik’?
Ya. Sekarang banyak orang lebih peduli apakah itu ‘sepadan’. Roti di supermarket besar murah dan enak, dan orang tidak mau lagi membayar untuk ‘filter’.
Saya mengerti. Roti yang benar-benar enak bukan soal bagus difoto, tapi soal rasa dan ketulusan.
Bagus sekali. Sama seperti manusia—penampilan hanyalah awal, yang bertahan lama adalah yang punya ‘rasa sejati’.
Mengapa memilih aplikasi ini
Tanya AI, putar ulang audio, simpan kosakata, dan pantau progresmu
Tersedia 1.000+ dialog dan 500+ artikel Easy Mandarin News.
Gunakan fitur ulang, atur kecepatan audio, dan simpan kata ke flashcard.
Dapatkan penjelasan instan tentang tata bahasa dan struktur kalimat.