Seorang atlet Jepang memuji tim Tiongkok dalam bahasa Tionghoa, menunjukkan rasa hormat dan kejernihan dalam olahraga kompetitif.
Guru Liu, kemarin saya melihat berita pertandingan. Seorang atlet Jepang mengatakan dalam bahasa Tionghoa, “Tim Tiongkok, hebat,” setelah pertandingan. Saya sangat tersentuh.
Kamu maksud Miwa Harimoto, kan? Mengungkapkan rasa hormat dalam bahasa Tionghoa seperti itu jarang terjadi dalam budaya olahraga.
Saat berbicara, ekspresinya sangat serius, bukan sekadar basa-basi. Saya merasa dia benar-benar sedang belajar tentang Tiongkok.
Benar. Dia juga menganalisis masalahnya sendiri, misalnya kerja sama backhand antara dua pemain tangan kanan yang kurang lancar. Refleksi seperti itu sangat jernih.
Saya perhatikan meski tim Tiongkok menang, dia tidak mengeluh, hanya mengatakan lawannya kuat. Itu mengingatkan saya pada pepatah ‘tidak sombong saat menang, tidak putus asa saat kalah’.
Kamu menggunakannya dengan sangat tepat. Itulah semangat olahraga yang sering dibicarakan di Tiongkok, sekaligus sikap hidup.
Ternyata satu kata sederhana seperti ‘hebat’ punya makna sedalam ini. Bukan hanya belajar bahasa Tionghoa, tapi juga belajar budaya.
Benar sekali. Bahasa adalah jembatan—kata-kata yang diucapkan dengan tulus akan langsung dipahami.
Mengapa memilih aplikasi ini
Tanya AI, putar ulang audio, simpan kosakata, dan pantau progresmu
Tersedia 1.000+ dialog dan 500+ artikel Easy Mandarin News.
Gunakan fitur ulang, atur kecepatan audio, dan simpan kata ke flashcard.
Dapatkan penjelasan instan tentang tata bahasa dan struktur kalimat.