Usia harapan hidup rata-rata di Tiongkok naik menjadi 79 tahun, dan jumlah penduduk lansia telah melampaui 300 juta jiwa.
Sayang, kamu sudah lihat berita? Kementerian Urusan Sipil bilang rata-rata harapan hidup orang Tiongkok sekarang sudah 79 tahun, lima tahun lebih tinggi dari rata-rata dunia.
Sudah, aku lihat. Itu memang kabar bagus. Artinya taraf hidup dan kondisi pelayanan kesehatan kita terus membaik. Tapi jumlah lansia yang makin banyak juga jadi tantangan tersendiri.
Iya. Di berita dibilang, di seluruh negeri sudah ada 310 juta orang yang berusia di atas 60 tahun, sekitar 22% dari total penduduk. Orang tuaku juga sering bilang soal hari tua harus dipikirkan dari sekarang.
Menurutku pemerintah juga sedang berupaya, misalnya lewat program “Aksi Usia Perak” yang mendorong lansia ikut kerja sukarela dan terus berkontribusi bagi masyarakat.
Aku suka sekali konsep “lanjut usia tapi tetap berkarya”. Di sekolahku, ada guru-guru pensiunan yang masih mengajar kaligrafi untuk anak-anak di lingkungan sekitar, semangat mereka luar biasa.
Betul, kalau lansia ikut kegiatan sosial, mereka bukan hanya menolong orang lain, tapi juga membuat diri sendiri tetap bahagia. Sekarang negara juga sedang membangun “komunitas ramah lansia”, menurutku itu sangat bermakna.
Tapi aku tetap khawatir soal hal-hal seperti penipuan terhadap orang tua dan beban biaya pengobatan. Katanya pemerintah juga sedang memperkuat perlindungan hukum dan menindak tegas penipuan yang menyasar lansia.
Benar, kebijakan sekarang makin rinci. Ke depannya kita juga harus belajar merencanakan masa tua kita sendiri — bukan cuma hidup lebih lama, tapi juga hidup dengan lebih baik.
Mengapa memilih aplikasi ini
Tanya AI, putar ulang audio, simpan kosakata, dan pantau progresmu
Tersedia 1.000+ dialog dan 500+ artikel Easy Mandarin News.
Gunakan fitur ulang, atur kecepatan audio, dan simpan kata ke flashcard.
Dapatkan penjelasan instan tentang tata bahasa dan struktur kalimat.