Warganet luar negeri meniru kebiasaan hidup ala Tiongkok seperti minum air hangat dan memakai sandal, memicu diskusi tentang identitas dan resonansi budaya.
Kamu lihat topik trending itu? Banyak warganet asing bilang ini “pertama kali jadi orang Tiongkok,” lalu serius minum air hangat dan merendam kaki.
Aku lihat. Sebenarnya menarik. Dulu mereka tidak paham kenapa orang Tiongkok tidak minum air es, sekarang malah merasa itu cara menjaga tubuh.
Iya, ada juga yang sengaja check-in minum air hangat pakai goji berry, bilang segelas air saja bisa menemukan “kaum sendiri”, tiba-tiba terasa ada resonansi budaya.
Itu menunjukkan penyebaran budaya tidak harus lewat teori besar. Kebiasaan sehari-hari justru paling kuat—seperti pakai sandal rumah atau makan bubur, detail kecil dalam hidup.
Aku juga lihat ada yang belajar Baduanjin dan menghafal tanggal Tahun Baru Imlek. Tekadnya bahkan lebih kuat dariku—aku jadi salut.
Dan kebanyakan warganet Tiongkok menyambutnya. Mereka tidak menuduh “cultural appropriation”, malah merasa dipahami dan dihormati.
Intinya, mereka bukan “pura-pura jadi orang Tiongkok”, melainkan mencari gaya hidup yang lebih pelan dan lebih peduli pada diri sendiri.
Benar. Saat budaya benar-benar ‘keluar’ ke dunia, sering kali begini—dimulai dari segelas air hangat.
Mengapa memilih aplikasi ini
Tanya AI, putar ulang audio, simpan kosakata, dan pantau progresmu
Tersedia 1.000+ dialog dan 500+ artikel Easy Mandarin News.
Gunakan fitur ulang, atur kecepatan audio, dan simpan kata ke flashcard.
Dapatkan penjelasan instan tentang tata bahasa dan struktur kalimat.